NgeBlog Kok Repot, mo Narsis, Curhat, Ngoceh, Whatever lah .. :P
March 4, 2008 – 8:00 pm | by decon 588 viewsAbis unjung² ke beberapa blogger seleb
, akhirnya menemukan posting bang pri dengan idealismenya “nggak ngurus” masalah commentnya BR kepada bang Eep dan bang Adinoto jadi menggelitik jari² ku untuk membahas juga
Sebenernya sih dah lama bacanya, paling cuma beda opini, dan mencari mana yang menurut mereka benar, dan ujung²nya paling perdebatan. Pas hari ini aku buka lagi blongnya, kenapa? abis baca postingan dari temenku yang sempat juga dikomenin BR, wah ternyata threat commentnya dah sampe 100 lebih, kubaca satu² , ada beberapa yang aku setuju dan ada yang aku kurang setuju (bukannya gak setuju :P) dan beberapa perkiraanku bener juga, saling membenarkan pendapat masing² (perdebatan)
(sorry, ini pendapat aja kalo salah yah ini kan pandangan saya aja :P)
Ok then, This is my opinion, everyone free to comment, n’ kalo ada salah² tolong benarkan yah ..??
Seperti comment yang saya tulis di blognya bang pri, sebaiknya kita coba tela’ah lagi apa sih tujuan kita ngeblog?
mau jadi seleb ..??
, mau sharing informasi ?, mau discuss something ?, mau curhat ato minta pendapat? ato mau cari uang (write for money), ato yang lainnya ?
Trus kalo emang kita tahu tulisan kita bakal dikomentarin baik yang pro maunpun kontra dengan tulisan kita, yah siap² lah menerima dengan lapang dada dengan adanya hal tersebut, dan diharapkan kita dapat menyikapi dengan baik. Apalagi yang kontra dengan tulisan kita bisa memberikan argumen yang ilmiah dan tepat, nggak asal menyalahkan tanpa memberikan solusi atau pendapat yang ilmiah. Kalo emang kita juga punya pendapat yang kuat yang kasih comment yang baik pula. Ngapain sih jadi musuhan begini ..
Nah dalam kasus beberapa comment di tulisannya bang pri, ada beberapa yang bagus bahkan lebih lengkap dibanding dengan apa yang ditulis disini, untuk lebih lengkapnya bisa baca comment di tulisannya bang pri, tapi ada juga yang sampai buat petisi online ..
wah . . emang perlu yah ..?? kalo gitu tak ikutan .. (wakakakaka)
Ada quote dari bang Pri yang saya suka
“ya ngga mungkin lah
. gak mungkin penulis blog yang milih siapa yang jadi audiencenya. yang mungkin itu audience yang milih blog mana yang sesuai dengan seleranya
. kalo emang blognya gak sesuai dengan seleranya ya tinggal baca blog lain. gitu aja kok repot
. kalo penulis blog yang harus ngikutin selera SEMUA pembacanya, ya gak bakalan bisa nulis2
“
Setiap orang bebas buka blognya siapa aja, kalo commentnya dibuka yah bebas aja mau comment, selama di perbolehkan (nggak dihapus, atau diapprove). So be wise lah ..
kalo emang nggak suka yah nggak usah comment, kalo emang merasa commentnya mengandung bensin dan bisa nyebabkan timbul apai, lebih baik kirim email langsung aja, ajak diskusi, ngopi dll :p
Jadi inget review film yang kutulis, setiap orang bebas untuk mereview sesuai dengan pendapat masing², dari sudut pandang masing² selama bukan masalah yang emang benar² suatu yang prinsip yang diyakini dalam agama dan itu adalah sesuatu yang memang harus diluruskan bila salah.
Kalo emang mau nanya …
- Kok tidak pernah menulis lagi tentang ________?
- Kok gak bosen-bosen sih nulis tentang _________?; atau bahkan
- Kok postingan kali ini gak mutu?
kenapa nggak lewat email aja .. ?? apa emang sengaja ada niatan lain .. dengan di tanyakan lewat blog?? Akhirnya kalo di baca dengan orang yang dikaitkan dengan pertanyaan it, paling jawabannya yah .. “suka² gue dong :P” ato “cari aja blog lain untuk dibaca :P” , yah emang kalo tujuannya untuk pamer sih paling ngikut saran yang ngasih pertanyaan, kalo emang tujuan awalnya blogging just for fun, sharing, curhat, yah nggak dipedulikan ..
CMIIW
Tentang Independensi blog yang di usung, saya setuju aja, selama nggak ngangkat masalah penyelewengan dalam agama aja. Kalo emang ada yang nulis masalah agama dan berdalih “suka² gue yang nulis” menurut saya berhak untuk diluruskan, karena bisa² menyesatkan orang yang baca blog tentang agama itu (dan ini pembahasannya bisa lebih panjang lagi) jadi inget tulisannya mas fehmi.
Wes .. sekarang mending .. ambil es batu, bungkus dengan kain, tempelin di kepala, terus nulis lagi … gitu aja kok repot ..
Happy Blogging ![]()

15 Responses to “NgeBlog Kok Repot, mo Narsis, Curhat, Ngoceh, Whatever lah .. :P”
By isnan chodri on Mar 5, 2008 | Reply
well done mate … weh … postingnya dah banyak nih
isnan chodri’s last blog post..THE EXOTIC MIDDLE EAST
[Reply]
By dadan on Mar 5, 2008 | Reply
IMHO,
ada dualitas sisi blog. satu sisi blog adalah wahana pribadi. sisi yang lain blog juga exist di ranah public yang bisa diakses siapa saja.
menulis dengan bertanggung jawab sembari tidak kehilangan ‘disi sendiri’…. hal yang gampang-gampang sulit
dadan’s last blog post..On Linggarjati
[Reply]
By widagdo on Mar 6, 2008 | Reply
assalamualaikum… mas decon
menurut ayas kemerdekaan blogging itu perlu, ayas juga sependapat ama mas pri tentang independensi,
kayaknya butuh kesabaran aja kok untuk maintain suatu blog dari komentar komentar negatif. kalo ternyata emang komen itu gak enak dibaca, mengandung umpatan ya dihapus aja. tapi kalo emang masih mengandung kritik yang membangun walau sepedas apapun kita harus terima dan gak boleh njae, dan jangan menanggapi dengan emosi biar tidak seperti seakan-akan ngajak berantem.
sekian dan terimakasih, wassalamualaikum…
widagdo’s last blog post..Kram Otak
[Reply]
By xero on Mar 6, 2008 | Reply
mau nulis di web sendiri koq repot hahaha, tulis apa yg dimau n disuka! asal tetep sopan, ga melanggar SARA. koq kayak ngejar target/duit aja pake perhatikan selera pembaca (mengejar pengunjung). kecuali emang sejak awal tujuannya untuk bisnis tuh blog.
salam
[Reply]
By elmo on Mar 6, 2008 | Reply
wweee…lumayan panjang *mpe yang bagian merah,mata mulai menyepit..hihihihi
bahasan ttg tujuan ngeblog juga q temukan di beberapa blog temen yang lain.. n apapun yang ditulis di blog itu urusan masing2 deh..mau disuka pa kagak, ngapain pusink?heheheheh…nggak bisa maksa suka tulisan kita..setiap org kan bedah2.. *cerewet amat sih q..
intinya gituh deh.. selama itu bukan hina menghina dina mariana.. *loh kok?:P tetaplah menulis sampai akhir hayatmuu.. *terdengar lagu padamu negri dikumandangkan wakakakakkaka…
udah ah..tmbh gila..
elmo’s last blog post..Lessons on Life
[Reply]
By aRuL on Mar 7, 2008 | Reply
yah blog itu terserah kita coz kita yang punya, tapi jangan sampai menginjak2 juga hak2 orang lain
aRuL’s last blog post..SPMB dan duit
[Reply]
By ariss on Mar 7, 2008 | Reply
Maaf kalau out of topic. Saya hanya ingin menanyakan, kenapa postingan “Comment Pribadi tentang AAC” tidak terbuka untuk kritik/opini pengunjung? Satu lagi, saya lebih tertarik dengan tulisan anda bahwa yang seperti anda komentarkan itu “masih jauh dari ISLAM yang benar dan masih perlu banyak belajar lagi mengenai ISLAM yang sesuai Al Qur’an wa Sunnah sesuai pemahaman para sahabat tabi’in dan tabi’ut tabi’in”.
.
Heei…, apa anda pernah mewawancarai para sahabat berkenaan dengan pemahaman mereka? Ini masalah realita kontemporer, Bung. Subjektivitas anda tidak serta merta menjadi tolok ukur kebenaran mutlak. Lagipula, kapasitas intelektual setiap orang ‘kan berbeda-beda, maka paradigmanya jg so pasti beda-beda. Anda ini sadar nggak, sih, kalau kita itu hidup di tengah-tengah pluralitas? Dan terakhir, bersikaplah inklusif. Jarang ‘kan negeri ini menampilkan film yg bernuansa religius? Kita ambil sisi positifnya sajalah.
.
Salam…
ariss’s last blog post..Belajar Bersama Waktu, di Hari Ini
[Reply]
By decon on Mar 7, 2008 | Reply
@ariss
.
bismillah ..
.
Postingan tersebut kenapa saya berikan, hal itu adalah menurut pendapat saya, dan hak saya untuk tidak menyediakan ruang diskusi, sekarang sudah saya hapus, karena kawatir menjadi sebuah “jiddal” tanpa ujung yang tidak ada selesainya dengan pendapat masing-masing yang comment.
.
untuk peryataan anda
.
“Heei…, apa anda pernah mewawancarai para sahabat berkenaan dengan pemahaman mereka?”
.
maka saya jawab, bukankah pemahaman Rasulullah yang diturunkan oleh para sahabat, kemudian diajarkan kepada para tabi’in dan tabi’ut tabi’in dan ulama-ulama yang mengikuti mereka dengan baik sudah terwakili dalam kitab-kitab hadits, dan fatwa-fatwa mereka?
apabila masalahnya adalah realita kontemporer, tetap kita menyikapi dengan sikap yang sesuai diajakran oleh mereka.
.
“Subjektivitas anda tidak serta merta menjadi tolok ukur kebenaran mutlak”
.
Kebenaran mutlak bukan dari pemikiran saya, kebenaran mutlak adalah dari Al Qur’an yang ditunjang dengan As Sunnah yang shahih, dan dipahami dengan pemahaman para salafush shalih.
.
Kapasitas intelektual setiap orang memang berbeda-beda dan menimbulkan pemahaman yang berbeda-beda, tetapi apakah pemahaman yang berbeda-beda itu semuanya benar? kenapa tidak dikembalikan kepada pemahaman yang benar? dan apabila ada yang tingkatan pemahamannya masih kurang, maka seharusnya orang tersebut bertanya kepada yang lebih mengetahui yang sesuai dengan al qur’an dan as sunnah yang shohih sesuai pemahaman generasi terbaik.
.
Saya sadar hidup di tengah pluralitas, yang seringkali banyak yang kabur akan halal dan haramnya. Maka dari itu saya mengikuti jalan yang jelas saja sesuai pemahaman generasi terbaik, walau banyak orang-orang yang tidak sepaham dengan mereka, bukan merupakan ukuran bagi saya. Karena saya meyakini tidak ada pemahaman yang baik setelah pemahaman yang diberikan Rasulullah pada para sahabatnya.
.
Untuk film AAC , diluar sisi religius saya sampaikan sikap positif saya, semoga hasilnya bisa menyadarkan umat muslimin akan islam yang benar, walau saya melihat masih banyak kekurangan dan pelanggaran yang tidak sesuai syariat ISLAM dalam film tersebut (Baca review saya). Dan semoga umat ISLAM yang sudah menonton film tersebut bisa lebih termotivasi untuk mencari kebenaran dengan lebih memahami ISLAM dengan benar.
.
Salam…
[Reply]
By nico kurnianto on Mar 7, 2008 | Reply
setuju banget, jadi sebtulnya kan blog itu merupakan salah satu luapan ekspresi dari si empunya blog, dan masalah itu tulisan bermutu atau tidak ya kita kembalikan lagi sama yang nulis karena yang nulis itu pasti menulis sesuatu yang bermutu, setidaknya bagi dirinya sendiri. Jadi anggapan bahwa kalau ngeblog mesti dikomentari yang banyak itu salah, ngeblog itu seni
[Reply]
By xero on Mar 8, 2008 | Reply
om….,I have a tag for you. Visit mine, will ya..?
thanks be 4
[Reply]
By drjt on Mar 10, 2008 | Reply
setujuh!
(^_^)v
drjt’s last blog post..Perjalanan The-Penampakanz Band Episode 2½
[Reply]
By Rifqi on Mar 18, 2008 | Reply
Oke ajah deh…..
btw anda layak dapat combo hahahaha….
[Reply]
By Danu on Mar 19, 2008 | Reply
saya setuju ama comment nya mas nico,
nulis isi blog itu terserah yang punya blog,
hak yang punya blog mo nulis kaya gmn,
yang penting dia bisa ngeluarin uneg2 nya,
bikin dia merasa puas dengan yang dia tulis,
klo ga suka ama tulisan yang punya blog,
jangan diliat dan jangan dikomentari,
gitu aja kok repost…
[Reply]
By Goodie on Mar 27, 2008 | Reply
Waduh.. commentnya dah banyak banget nih, klamaan baca satu2 jd bole ya saya langsung aja
kalo saya sih setuju dengan semua komentarnya di atas (yang saya sudah baca) karena saya menerapkan semuanya, hehe
blogging buat saya untuk: mengeluarkan uneg2 pribadi dalam bentuk tulisan yang ekspresif yang bisa dibaca siapa aja yang mau baca sambil sedikit berharap bisa “eksis” jd seleb dan meraup keuntungan, hahaha. tp pada dasarnya sih untuk bisa bebas menulis apa yang ada dalam kepala apa adanya (sesuatu yang sulit diterapkan dalam kehidupan nyata).
Saya pernah juga blogging dengan mencoba ngikutin selera pembaca, tapi ga berhasil karena yang namanya pembaca itu beraneka ragam macamnya. cape de kalo harus ngikutin semuanya.
Goodie’s last blog post..Lagu Cinta Melulu
[Reply]
By decon on Mar 27, 2008 | Reply
@nico - setuju .. hehehe seni menulis yah ..
sing penting nggak nyakitin tetangga²
@drjt -
..
@rifqi - waks .. aku di combo rek … C***K … ! hehehe .. 250
@Danu - hahaha .. yang penting blogger bersodara .. tak link yah boss ..
@Googie - kalo ngikutin selera pembaca susah mas .. kita aja nggak tahu pembaca kita sukanya apa ..
so be yourself aja deh kayaknya .. 
[Reply]