Just decontaminate my mind

Bagaimana Memperoleh Anak & Keturunan - Bag 1

May 30, 2008 – 8:52 pm | by tintin 1,119 views

Memperoleh anak keturunan merupakan salah satu tujuan dalam pernikahan, jika sudah menikah dan belum mendapatkan anak atau keturunan maka hal itu menjadi kekuatiran bagi sepasang suami istri untuk bisa meneruskan garis keturunan mereka. Selain itu keturunan juga merupakan hal yang dibanggakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kelak di akherat.

Anas Ibnu Malik Radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam memerintahkan kami berkeluarga dan sangat melarang kami membujang. Beliau bersabda: “Nikahilah perempuan yang subur dan penyayang, sebab dengan jumlahmu yang banyak aku akan berbangga di hadapan para Nabi pada hari kiamat.” Riwayat Ahmad. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban

Memang anak keturunan tidak ada yang bisa terjadi tanpa ijin ALLAH subhanahuwata’ala, karena ALLAH lah yang menganugerahi kita anak keturunan, apalagi jika kita di berikan anugerah keturunan yang sholeh atau sholehah yang bisa mendoakan kita kelak setelah amal kita terputus.

Sesungguhnya memperoleh anak adalah hak ALLAH semata yang dianugerahkan kepada hambaNYA yang DIA kehendaki. Sedangkan kita hanya diperintahkan untuk berusaha dan berikhtiar secara maksimal, dengan tidak lupa untuk selalu berdoa dan berharap kepadaNYA semata.

Tulisan ini saya tujukan kepada salah satu rekan saya mbak TC dan Mbak Ellyswelt yang sedang berusaha mendekatkan diri kepada ALLAH untuk segera diberikan keturunan, selain itu juga untuk para blogger atau interneters yang nyasar kesini. Semoga diberikan kemudahan oleh ALLAH. Dan saya tidak menjamin 100% dengan apa yang saya coba berikan dari kedangkalan apa yang saya ketahui, karena tidak ada kuasa selain ALLAH dan tidak ada yang terjadi di dunia ini tanpa kehendak ALLAH.

Tulisan ini saya bagi 2, yang pertama adalah usaha secara rohaniah dengan cara yang syar’i, dan bagian yang kedua adalah dengan usaha secara ikhtiar di dunia dengan cara yang syar’i dan tidak melanggar syari’at.

Usaha dari sisi rohaniah, adalah sebagai berikut :

1. Selalu husnudzhon (berbaik sangka) kepada ALLAH

Selalu berharap bahwa ALLAH memberikan yang terbaik bagi kita. Selain itu kita harus selalu bersyukur dengan keadaan kita sekarang.

2. Mencari rizki yang halal dan makan dari makanan² dan minuman² yang halal

Kenapa harus mencari rizki yang halal ?

Rizki yang haram akan menghalangi doa² kita kepada ALLAH,

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anh, ia berkata : “Telah bersabda Rasululloh : “ Sesungguhnya Allah itu baik, tidak menerima sesuatu kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin (seperti) apa yang telah diperintahkan kepada para rasul, maka Allah telah berfirman: Wahai para Rasul, makanlah dari segala sesuatu yang baik dan kerjakanlah amal shalih. Dan Dia berfirman: Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari apa-apa yang baik yang telah Kami berikan kepadamu.’ Kemudian beliau menceritakan kisah seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh, berambut kusut, dan berdebu menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berdo’a: “Wahai Tuhan, wahai Tuhan” , sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan dikenyangkan dengan makanan haram, maka bagaimana orang seperti ini dikabulkan do’anya”.

[Muslim no. 1015]

Padahal kita sangat butuh dengan doa kepada ALLAH. Maka carilah rizki yang halal dan jauhi syubhat.

3. Selalu berdoa kepada ALLAH semata dan tidak meminta kecuali hanya kepadaNYA serta menghindar dari penghalang² doa.

Kita mengetahui bahwa ALLAH itu dekat dan akan mengabulkan doa² hambaNYA, Allah berfirman

“Artinya : Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. [QS. Al-Baqarah : 186]

Hidup kita tidak terlepas dari doa, kita selalu berdoa dalam setiap hela nafas kita. Dan doa termasuk amalan ibadah yang utama, karena doa dapat mengubah takdir dan ALLAH mengancam orang yang tidak berdoa hanya kepadaNYA.

dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Artinya : Tidak ada sesuatu yang paling mulia di sisi Allah daripada doa“. [Sunan At-Timidzi, bab Do'a 12/263, Sunan Ibnu Majah, bab Do'a 2/341 No. 3874. Musnad Ahmad 2/362].

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadits yang diriwayatkan Salman Al-Farisi Radhiyallahu ‘anhu .

“Artinya : Tidak ada yang mampu menolak takdir kecuali doa“. [Sunan At-Tirmidzi, bab Qadar 8/305-306]

Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Barangsiapa yang tidak meminta kepada Allah, maka Allah akan memurkainya”. [Sunan At-Tirmidzi, bab Do'a 12/267-268].

4. Meningkatkan Ibadah, dengan tidak melalaikan ibadah yang wajib dan menambah dengan ibadah² yang sunnah.

Misal tidak menunda-nunda shalat wajib dan beramal shalih, memperbaiki gerakan sholat yang salah dan memperbaiki amal shaleh dan melakukan hanya karenaNYA. Selain itu juga menambah dengan amalan² yang disunnahkan seperti puasa² sunnah (senin Kamis dan 3 hari di tengah bulan hijriyah pada tanggal 13,14,15) serta shalat² sunnah seperti shalat tahajjud, shalat dhuha, shalat sunnah rawatib, dan lain-lain.

5. Mengamalkan yang wajib terlebih dahulu kemudian mengamalkan sunnah² dalam kehidupan kita sehari-hari sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah.

Kenapa ..?? Karena kita mengharapkan cinta ALLAH semata, sedangkan ALLAH berfirman dalam sebuah hadits Qudsi

“Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia berkata: telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,: “Sesungguhnya Allah telah berfirman: Barang siapa yang memusuhi Waliku maka sesungguhnya Aku telah menyatakan perang kepadanya, dan tidaklah seorang hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu ibadah yang lebih Aku cintai dari apa yang telah Aku wajibkan kepadanya, dan senantiasa seorang hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya. Jika Aku mencintainya jadilah aku sebagai pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, dan sebagai penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, dan sebagai tangannya yang ia gunakan untuk berbuat, dan sebagai kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Dan jika ia meminta (sesuatu) kepada-Ku pasti Aku akan memberinya, dan jika ia memohon perlindungan dariKu pasti Aku akan melindunginya”. (Hadits ini dirawikan Imam Bukhari dalam kitab shahihnya, hadits no. 6137)

Maka marilah kita melaksanakan hal² yang wajib seperti tidak syirik, menutup aurat, dll, kemudian mengamalkan sunnah² yang telah ALLAH tuntunkan kepada kita yang diajarkan oleh Rasulullah Shalallohu alaihi wasallam.

5. Membaca Doa sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah

Untuk doa² yang sesuai dengan ajaran Rasulullah bisa merujuk kepada sebuah kitab Hisnul Muslim (Benteng Seorang Muslim) karya Syaikh Said Wahf Al Qahthani.

6. Membaca doa di waktu² yang mustajab dan tempat² mustajab

Membaca doa di tempat yang mustajab Insya ALLAH akan segera dikabulkan oleh ALLAH selama tidak ada penghalang² doa. Waktu² tersebut antara lain,

  • Sepertiga akhir Malam
  • Doa Diantara Adzan dan Iqamah
  • Setiap Selepas Shalat Fardhu
  • Tatkala Berbuka Puasa Bagi Orang Yang Berpuasa
  • Doa Pada Waktu Sujud Dalam Shalat
  • Pada Malam Lailatul Qadar
  • Doa Pada Hari Arafah

Dalil² dari tempat² mustajab tersebut ada disini
Akhirul kalam, tidak ada yang kuasa memberikan kita anak keturunan kita karena ALLAH, dan hanya kepadanya kita berdoa, jikakita sudah berusaha dan maksimal telah berusaha, tetaplah kita tidak berhenti memohon dan tetap berdoa, tidak meninggalkannya. Allohu’alam bishowab.

Bersambung … (Bagaimana Memperoleh Anak & Keturunan - Bag 2 - Cara Usaha Duniawi yang Syar’i - Dengan obat-obatan dan suplement :D)

Disclaimer :

Tips diatas hanyalah sebagian dari penulis yang fakir ilmu, dan hal tersebut tidak mutlak bisa 100%, karena tidak ada yang terjadi karena kehendak ALLAH, termasuk dalam memperoleh anak. Jika ada kesalahan mohon kiranya untuk meluruskan dengan baik.

Sumber :

Al Manhaj, Ebook Etika Muslim, Ebook Hisnul Muslim, Ebook Hadits Arbain Nawawiyah, Ebook Membina Keluarga, Ebook Sifat Shalat Nabi

Jika ada tambahan silahkan anda berikan di bawah ini …. :)

Tags: , ,

  1. 10 Responses to “Bagaimana Memperoleh Anak & Keturunan - Bag 1”

  2. By hakimtea on May 30, 2008 | Reply

    udah lengkap, mau nambahin apa nih :-D. Sementara saya keep artikelnya, karena boro2 bikin anal, istri aja belum ada… wekekwkwkwk.. :-p

    [Reply]

  3. By nenyok on May 30, 2008 | Reply

    Salam
    Begitu mencerahkan Tin :) trims ya infonya

    nenyok’s last blog post..BK DPR sikapi Fhoto Mesra Max Moein

    [Reply]

  4. By thya on May 31, 2008 | Reply

    aslm, luar biasa, keren euy, tapi merit aja blon, hehehe
    belom mikirin anak deh, nanti kalo dah bercita2 punya anak, tak copy yah nih artikel, pisss..

    thya’s last blog post..parah

    [Reply]

  5. By edratna on May 31, 2008 | Reply

    Saat mau menikah, calon suami tak mau diajak cek kesehatan, dia kawatir kalau ternyata nggak sehat atau tak bisa punya keturunan, saya akan mundur. Menurut saya hakekat pernikahan tak hanya punya anak, kasihan dong kalau akhirnya nggak diberi karunia anak, terus poligami atau cerai.
    Saya malah salut dengan temanku, saat mengobrol, dulu dia malah nggak berpikir punya anak, karena begitu banyak anak terlantar…kalau mereka mengadopsi anak terlantar maka sebetulnya telah berbuat kebaikan. Ternyata temanku tadi punya dua anak, namun niat untuk berbagi tetap dilakukan.

    (Teman-temanku banyak yang hanya punya anak 1, tapi terus adopsi, punya anak asuh dsb nya)

    edratna’s last blog post..Hadiah buku dari pengarang yang juga seorang blogger

    [Reply]

  6. By Ly on May 31, 2008 | Reply

    subhanallah ladang ilmunya bagus :)
    insya allah di coba tapi bukan minta anak dulu coz nikah aja lom heuhuehue

    Ly’s last blog post..Allah SWT Maha Mengetahui

    [Reply]

  7. By tc on May 31, 2008 | Reply

    makasi…makasih…
    mudah2an jadi ilmu yang bermanfaat bagi aku..ato yang laen yang memang membutuhkan informasih kayak gini…
    duh makasih banget ya..
    *terharu…
    :)
    tc’s last blog post..Kapan hamilnya?? Tunggu aja, mungkin sekarang belum saatnya….

    [Reply]

  8. By Elys Welt on Jun 2, 2008 | Reply

    thanks ya postingannya :)
    Elys Welt’s last blog post..Andaikan …..

    [Reply]

  9. By carra on Jun 2, 2008 | Reply

    ^_^ Puji Tuhan… saya udah dikasi *usep2 perut* hehehe… doain lancar ni… :P
    carra’s last blog post..Kemaren… 2 Tahun yang Lalu…

    [Reply]

  10. By wen on Jun 3, 2008 | Reply

    waaa bekal buwat hari esok ini, nuwun.. nuwun.. nuwun mas ilmunya hehehe

    [Reply]

  11. By Fitra on Jun 3, 2008 | Reply

    Aduh ini artikel yang bagus dan berguna sekali….tapi saya musti cari bapaknya dulu kali ya….heheheheh…eniwei, thx banget, I’ll keep this as my file….bole copas buat file sendiri ya….

    Fitra’s last blog post..I care about you…

    [Reply]

Post a Comment

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to blogging activity, blogging tips, wordpress tips, wordpress themes info, wordpress plugins, and some my journal, opinion about blogging and my life activity. More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Join My Community at MyBloglog!