Habis ML (Mau Lagi), Anda Puas Saya Lemas, Sebelumnya XL (Extra Large)
June 4, 2008Kalo baca judul topik di atas “Habis ML (Mau Lagi), Anda Puas Saya Lemas, Sebelumnya XL (Extra Large)”, kemungkinan anda nyasar kesini dengan pikiran yang rada “eng ing eng” ..
Saya hanya ingin mengucapkan pemikiran pribadi tentang berkembangnya film² yang beredar di Indonesia yang kebanyakan isinya berkaitan dengan seputar “selangkangan”, pergaulan bebas (free seks), perdukunan (dukun yang menangani alat kelamin), dan cerita horor dan mistik.
Kenapa kok yang mesti dibahas hal² tentang hubungannya dengan alat kelamin, tubuh seksi, pergaulan bebas, cerita horor, perdukunan, mistik dan lain². Emang idenya seputar itu aja ? Apa emang hanya ingin mengambil sisi komersilnya saja? Seperti yang terjadi dalam film AAC (Ayat-ayat Cinta). Wah kalo gitu sih menurut saya perfilman di Indonesia kurang berkembang, mungkin bagusan film² indie yang idealis dengan dana minimalis dan bagus ceritanya.
Saya nggak tahu apa yang di benak para produser film tersebut. Apakah memanfa’atkan kelemahan aqidah dan keimanan kebanyakan masyarakat Indonesia yang kebanyakan beragama islam dengan diberikan cerita² porno dan cerita² horor. Mereka berdalih hanya ingin menunjukkan pesan² yang terkandung dalam film tersebut. Tetapi menurut saya hal ini seperti pedang bermata dua, kenapa? karena kemungkinan bukan pesan² yang terkandung yang akan tersampaikan melainkan apa yang ada dalam film tersebut akan di contoh oleh masyarakat. Apa nggak ada cara lain untuk menyampaikan pesan dari hal yang tidak baik ? Apa harus menunjukkan hal yang jelek dulu kemudian baru ditunjukkan yang baik ? Kalo gitu sih menurut saya bukan meenyampaikan pesan, melainkan juga memberikan contoh bagi orang awam.
Seperti acara investigasi yang ada di salah satu TV Swasta, mereka menunjukkan hal² yang mengandung kelicikan dan kecurangan serta keburukan dari tema² yang mereka bawakan, dengan tujuan agar masyarakat waspada, tetapi disitu juga ditunjukkan bagaimana para pelaku mengerjakan kelicikannya, nah hal ini malah membuat orang yang menonton punya pandangan lain untuk melakukan hal yang sama.
Sama seperti film tersebut, mereka berdalih seperti itu tidak pas, Allohu’alam niat mereka seperti apa, tetapi kalo saya memandang mereka hanya ingin mencari keuntungan dari apa yang saat ini para remaja dan orang umum gandrungi, jadi tema kebanyakan yang diangkat tema seks, wanita cantik, horor, dan … (ada tambahan lagi ..??)
Bagaimana bangsa ini menjadi baik kalo setiap saat selalu disuguhkan hal seperti ini, begitu pula para remaja dan generasi bangsa ini, bukannya diajarkan untuk lebih berakhlak dengan baik, tetapi malah ditunjukkan hal² yang sebenarnya malah membuat mereka untuk mencoba-coba.
Well, tulisan ini sebenarnya hanya keluh kesah saya, so bagi pihak² yang berbeda pandangan, yah cuekin aja tulisan ini
Tags: Ayat ayat Cinta, Film ML (Mau Lagi), Film XL, free seks, seks
14 Responses to “Habis ML (Mau Lagi), Anda Puas Saya Lemas, Sebelumnya XL (Extra Large)”
By nenyok on Jun 4, 2008 | Reply
Salam
Iya bikin film yang mutu apa susahnya sie, atau kalaupun semata-mata hiburan kenapa mesti bawa2 sekwilda and selangkangan dan sekitarnya, ya gitu deh kalo tujuannya emang duit tho *sewot*
nenyok’s last blog post..Akar Masalah Insiden Monas
Reply
By hanggadamai on Jun 4, 2008 | Reply
film gak bener tuh…
hanggadamai’s last blog post..Hati-Hati Provokasi
Reply
By ulan on Jun 5, 2008 | Reply
setuju dengan bagusan pelem indi.. pelem komersil mah nggilani
eh.. kok emosi ya.. hehehhhehe maap
ulan’s last blog post..Bubar??
Reply
By tipis on Jun 5, 2008 | Reply
waduh saya termasuk yang mikir eng ing eng nih. dasar pikiran kotor
yg penting duit, duitttttt. barokah belakangan, halal belakangan, yang penting kenyaaaaang
tipis’s last blog post..Paid Review Indonesia
Reply
By carra on Jun 5, 2008 | Reply
film komersil sih emang cuma ngejar duitnya doang… jadi yang trend skrg apa… yg jadi favorit apa… jadilah latah2an… cuma dikit banget emang film komersil yg bisa bener2 ditonton dan dinikmati jalan ceritanya…
carra’s last blog post..Me : myself and my mind
Reply
By yella on Jun 5, 2008 | Reply
ini postingan eng..ing,,,eng,,,
ada film sang murobbi dan filmnya triloginya kang abik,,,yang bikin asuhan ustad Ridwan, sedang dalam produksi,,nantikan kehadirannya,,insyaAllah islami
yella’s last blog post..Greenleaf entrepreneur school
Reply
By yella on Jun 5, 2008 | Reply
ini postingan eng..ing,,,eng,,,
ada film sang murobbi dan filmnya triloginya kang abik,,,yang bikin asuhan ustad Ridwan, sedang dalam produksi,,nantikan kehadirannya,,insyaAllah islami
udah ak link ya
yella’s last blog post..Greenleaf entrepreneur school
Reply
By linda on Jun 6, 2008 | Reply
yg pasti sih UUD (ujung-ujungnya duit)
kalo menurutku film yg bagus tuh Denias sama naga bonar deh
linda’s last blog post..Tak Bisakah Santun?
Reply
By natazya on Jun 6, 2008 | Reply
sama oh sama!!!! saya juga rada depresi kalo ke bioskop manapun dan liat film indonesia yang ada kayanya ga sedikitpun membangkitkan napsu buat menonton! paling ga kalo saya… ga tau kalo yang laennya malah jadi napsu mah :p
makanya bukannya saya ga mencintai produk dalam negri… tapi kalo selama yang disajikannya masih film yang begini rasanya saya juga ga terlalu sudi… hmmmm AAC aja saya ga terlalu tergugah gimana… pas bikin reviewnya di pintunet eh dimarah marahin orang yang AAC’s freak huahauhuaha au ah :p
natazya’s last blog post..Melanjutkan Bicara Cinta
Reply
By ratna on Jun 6, 2008 | Reply
menurut gw sih satu hal yg hanya mereka pikirkan yaitu bgmn menghasilkan keuntungan yg sebesar2nya…komersil gitu…soal dampak susulannya..emang dipikirin…gitu kali ya..
emang prihatin juga sih sama tontonan yg disajikan di televisi n bioskop2 khusus utk film negeri sendiri ya…meskipun ga jarang juga ada yang bagus..
miris..hiks..hiks…
ratna’s last blog post..Cerita pendek berjudul “Cape deh”
Reply
By tc on Jun 6, 2008 | Reply
film hantu?? sama sekali gak tertarik..
film dengan konotasi negatif?? sama juga….
mending juga nonton film narnia ato indiana jones…
heheuhue
wah parah juga ni kalo smua orang indonesah kek aku..gimana mo laku film indonesah??
tp filmnya juga menjijaikan sih..sapa juga yang doyan ya?
:-S
tc’s last blog post..Kapan hamilnya?? Tunggu aja, mungkin sekarang belum saatnya….
Reply
By tintin on Jun 6, 2008 | Reply
@nenyok – yup bener tuh ..
@ulan – punya pilem indie yang lain nggak ..??
@tipis – dasar .. inget anak bojo saaan ..
@carra – yup betull ..
@yella – thanks infonya .. sama udah tak links tuh ..
@natazya – hehehe sabar mbak ..
@bu ratna – kalo setiap kali nguber keuntungan dengan tidak memikirkan generasi bangsa .. mau jadi apa bangsa ini kelak .. ?? sigh ..
@TC – seperti pengkaburan antara film biru yang dikomersilkan yah ..??
sigh ..
Reply
By widagdo on Jun 10, 2008 | Reply
ayo kita satukan suara….
boikot film2 “aneh” diatas!!
widagdo’s last blog post..Opini Wajar Tanpa Pengecualian
Reply
By beep lovers on Jun 15, 2008 | Reply
Eh lo smua gw tau . . .
Lo tuh sebenernya kesel kan soalnya film ML gak jadi tayang . .
Lo smua jangan pada muna deh . .
Tampang kayak lo smua pada gak suka sama film gituan si bohong . . .
Lo smua kan pada nafsu . .
Jujur aja deh sama gw . . .
Dasar lo smua tuh sok muna . .
Reply