Just decontaminate my mind

Ingin Kaya – Mungkin bisa jadi Pengemis

June 12, 2008 

Cak To - Bos Pengemis

Cak To (Nama Samaran) – Bos Pengemis Surabaya

Ingin Kaya ??? Mau jadi Orang Kaya ??? Kalo mau cukup modal sabar, tampang mengiba, dan meyakinkan untuk mengharapkan orang lain memberi, dan akhirnya bisa jadi Bos Pengemis :P , bisa punya Mobil Honda CRV, 4 rumah, 2 sepeda motor Honda Supra Fit atau mungkin bisa naik haji sekalian.

Saya baru tahu kalo jadi pengemis itu bisa menjadi kaya hingga memiliki 4 buah rumah gedongan, sampai mobil Honda CRV :D , meski untuk mencapai hal tersebut diperlukan waktu puluhan tahun.

Profesi pengemis merupakan profesi dimana kebanyakan orang² mencibir karena ternyata mencetak seseorang yang sukses di bidangnya (bidang mengemis). Sebutlah Cak To, seorang bos pengemis asli bangkalan madura yang telah sukses dan tidak perlu mengemis lagi sejak tahun 2000 dan sudah mempunya barang² yang saya sebutkan di atas. Untuk cerita lengkapnya bisa dibaca disini.

Memang mengemis merupakan profesi yang tidak banyak ditekuni. Butuh orang² sabar dan orang² yang benar² terjebak dalam kondisi tersebut dan tidak tahu harus bagaimana untuk keluar dari masalah yang dihadapi, sehingga muncul jalan satu²nya adalah mengemis.

Apa yang menyebabkan orang menjadi pengemis ?

Banyak faktornya, umumnya masalah perekonomian , tetapi bisa jadi memang dari awal keluarganya adalah keluarga orang susah atau bahkan memang dari ayah dan ibunya dulunya pengemis dan sudah mengemis sejak dari kecil. Sehingga menjadi peminta-minta dari satu rumah ke rumah atau dari perempatan jalan dengan mengharapkan iba dari orang lain adalah jalan keluar yang mudah dan semua orang bisa melakukannya dengan mempermak tubuh mereka menjadi orang yang membuat orang lain merasa iba dan menyisihkan uangnya untuk mereka.

Cuma yang saya sayangkan, setelah kehidupan mereka membaik dan bisa hidup berkecukupan , kenapa mereka tetap menjadi pengemis ? Apakah memang hal itu sudah menjadi bagian dari profesi yang sangat mudah dilakukan ? Mungkn kebanyakan mereka berpikir lebih baik mengemis daripada merampok, mencuri atau melacur. Dan mereka mungkin berpendapat yang penting halal.

Dari kisah Cak To yang saya baca, sesungguhnya saya merasa trenyuh dengan awal kehidupan keluarga beliau, tetapi yang saya sesalkan kenapa setelah kehidupan mereka membaik, mereka tidak menjadi pedagang, atau mencoba meneruskan pendidikannya atau usaha lainnya yang bisa menunjang hidup mereka menjadi lebih baik dalam waktu singkat. Mungkin masih ada pengemis yang berpikiran seperti itu.

Tetapi, sungguh mudah saya hanya bisa berpendapat, toh mereka tidak perlu pendapat saya untuk memutuskan hal tersebut, dan setiap orang berhak memilih untuk hidupnya, lagian penghasilan saya tiap bulan masih kalah dibandingkan dengan seorang bos pengemis yang sudah bisa menghasilkan 200 rb – 300 rb sehari yang kemungkinan 6 juta – 9 juta per bulan dan menargetkan naik haji di tahun 2010.

Kalau saya ..?? sudah menghabiskan uang kuliah berjut-jut .. masih aja kayak gini :P

so mau jadi orang kaya ..?? jadi pengemis mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat jika mau bersabar dan tidak malu :) .

Dalam ISLAM diharamkan meminta-minta.

Pada saat seorang pengemis telah berkecukupan dianjurkan mereka untuk menjaga iffah (kehormatannya) sehingga ALAH memuliakannya

Dari Hakim Ibn Hizam Rodhialohuanhu bahwasannya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tangan yang diatas lebih baik daripada tangan yang dibawah. Dan mulailah dengan (memberi) orang-orang yang menjadi tanggunganmu. Dan sebaik-baik sedekah itu adalah apa yang berasal dari (orang yang memiliki) kelebihan dari kecukupannya. Barangsiapa bersikap iffah (menjaga kehormatan) maka Allah memuliakannya, dan siapa yang merasa cukup maka Allah akan mencukupkannya.” (HR. Bukhari – Muslim)

Dan sesungguhnya ISLAM mengharamkan meminta-minta kecuali dalam 3 hal

Dari Abu Bisyr Qabishah Ibn al-Mukhaniq Radhiallohuanhu, dia berkata: “Saya menanggung beban hamalah maka saya mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meminta bantuannya, maka beliau bersabda: “Tunggulah hingga datang kepada kami harta zakat, maka kami akan memerintahkan pembagian zakat untukmu.” Kemudian beliau bersabda: “Wahai Qabishah, sesungguhnya meminta-minta itu tidak halal kecuali bagi salah satu dari tiga orang; yaitu: seseorang yang menanggung hamalah, dia boleh meminta hingga mendapatkannya kemudian berhenti (tidak meminta), seseorang yang tertimpa “jaihah” (musibah) yang menghabiskan hartanya, maka ia boleh meminta hingga mendapatkannya penghidupan yang tegak atau yang cukup, dan seseorang yang tertimpa kekurangan hingga ada tiga orang yang bijak dari kaumnya mengatakan: “Sungguh Fulan telah tertimpa kekurangan.” Maka ia boleh meminta hingga mendapatkan penghidupan yang tegak atau yang cukup. Maka selain dari tiga permintaan tadi hai Qabishah, adalah usaha HARAM dan pengemisnya memakan secara haram pula.” (HR. Muslim)

Hamalah adalah biaya perdamaian yang ditanggung oleh mediator ketika berusaha mendamaikan antara dua kubu yang berseteru.

Dari hadits diatas meski ditujukan hanya 3 kondisi tetapi tetap ada batasan meminta, yaitu setelah kehidupan mereka berkecukupan mereka dilarang untuk meminta-minta lagi.

Kehinaan orang yang suka meminta-minta di akherat

Dari ibn Umar bahwasannya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak henti-hentinya permintaan dilakukan oleh salah seorang kamu sehingga nanti dia akan bertemu Allah Subhanahuwata’ala dalam keadaan tidak ada sepotong dagingpun diwajahnya.” (HR. Bukhari – Muslim)

Dari Abu Hurairah Rodhiallohuanhu dia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa meminta kepada orang-orang untuk memperbanyak hartanya maka sesungguhnya dia sedang meminta bara api maka (terserah) silahkan menyedikitkan atau memperbanyak.” (HR. Muslim)

Keutamaan orang yang berusaha dan tidak meminta-minta

Dari Abu Hurairah Rodhiallohuanhu, dia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jikalau salah seorang kamu mencari seikat kayu bakar (dan membawanya) diatas punggungnya tentu itu lebih baik baginya daripada dia meminta-minta pada seseorang, apakah ia memberinya atau menolaknya.” (HR. Bukhari – Muslim)

Jadi memang lebih baik berusaha daripada menjadi seorang pengemis meski bos .. :)

Foto : Dari Jawa Pos Online

Referensi Hadits :

Dari Kitab Riyadhush Shalihin Jilid 1 karya Imam Nawawi

Bab 57 – “QANA’AH, ‘IFFAH, HEMAT DALAM KEHIDUPAN DAN BELANJA (Dan Celaan Terhadap Minta-Minta Yang Bukan Terpaksa)”



Tags: , ,

Share/Bookmark

Random Posts

    1. 60 Responses to “Ingin Kaya – Mungkin bisa jadi Pengemis”

    2. By carra on Jun 12, 2008 | Reply

      hee…? jadi pengemis dijadiin profesi gituh…?? :lol: cape dehhh…

      carra’s last blog post..… and The Rioter Award Goes to…

      Reply

    3. By kucingkeren on Jun 12, 2008 | Reply

      sayang ya, seringkali jiwa sosial kita terhalang oleh para peminta2 seperti itu. Kasian sekali mereka yang betul2 perlu bantuan. btw..visualisasinya bagus.. apakah dia Cak To itu??

      kucingkeren’s last blog post..Rahai’i Pangun

      Reply

    4. By ulan on Jun 12, 2008 | Reply

      nice ya.. salut ma orang ini.. menghalalkan yang haram..

      ulan’s last blog post..Syal baru yang indah nan permai..

      Reply

    5. By ulan on Jun 12, 2008 | Reply

      nice ya.. salut ma orang ini.. menghalalkan yang haram..
      *enggak nyindir kooooookkk*

      ulan’s last blog post..Syal baru yang indah nan permai..

      Reply

    6. By wennyaulia on Jun 12, 2008 | Reply

      iya…kadang bikin tergoda juga buat jadi pengemis
      kalo gak gara2 inget yang Di Atas :D

      o iya, udah takjawab tuh pertanyaan yang kemaren
      d blog saya :P
      *sekalian promosi

      wennyaulia’s last blog post..ISAT pada Qtel

      Reply

    7. By ayaelectro on Jun 12, 2008 | Reply

      mungkin emang bisa kaya, tapi tangan kita selalu berada di bawah tidak akan pernah berada di atas. derajat tidak bisa setinggi orang2 lain yang bekerja menguras pikiran dan tenaga.

      ayaelectro’s last blog post..Ketika Shalat Jika Ada Maunya Saja

      Reply

    8. By yella on Jun 12, 2008 | Reply

      kalo mental udah males,,ga mudah keluar dari kemalasan. Sedangkan dengan kemalasan hidup mereka sangat nyaman.

      yella’s last blog post..Bintang-Bintang

      Reply

    9. By det on Jun 12, 2008 | Reply

      bagi mereka yang penting bisa tampil mentereng di desanya
      pulang naik mobil crv baru, orang tua dan sodara dibikinkan rumah..

      selamanya mereka akan jadi pengemis karena sudah merasakan enaknya hidup tanpa berusaha. biar anak buah yang berkeliaran di jalan, sementara bosnya di rumah tidur dengan istri2nya..

      doh…

      gimana bangsa ini bisa maju????!!!!!

      Reply

    10. By sluman slumun slamet on Jun 12, 2008 | Reply

      heh… saya geregeten jugah lihat berita ini di jawa pos. bukan main CRV-nya itu lho… padahal kita yang jungkir balik main adsen aja belum ada perkembangan berarti. tapi inilah realita kehidupan.
      kalau saya selama ini, jarang memberikan sedekah kepada pengemis atau peminta sumbangan pembangunan masjid. masalah investasi akhirat saya sudah saya serahkan kepada YDSF :D . Banyak yang bilang bahwa semua tergantung niatnya, kalau saya TIDAK. Jadi apabila kita bersedekah kepada orang yang salah, maka melayanglah uang kita sia-sia. so, percayakanlah kepada lembaga amil saja.
      :D
      saya lebih rela memberikan uang saya kepada pengamen atau membelanjakannya kepada pengasong (walau gak butuh2 amat sama barangnya) daripada kepada pengemis.
      :D
      sori baru on lagi nih….. adem kang mlebu mrene :D

      sluman slumun slamet’s last blog post..Telkomsel Flash unlimited telah datang…

      Reply

    11. By nenyok on Jun 13, 2008 | Reply

      Salam
      Wah hebat ya, tapi jadi pengemis, duh engga deh sesusah2nya hidup kayaknya ngemis bukan pilihan ah :D

      nenyok’s last blog post..Enggan

      Reply

    12. By leah on Jun 13, 2008 | Reply

      JAdi ingat acara di tv halal. Alasanya jadi pengemis karena duitnya cepat, per jam pun bisa dapet, ga ada jam kerjanya., sante kapanpun bisa dapet uang.
      tragis sekali……

      leah’s last blog post..Ayam tulang lunak

      Reply

    13. By arda86™ on Jun 13, 2008 | Reply

      “Tidak henti-hentinya permintaan dilakukan oleh salah seorang kamu sehingga nanti dia akan bertemu Allah Subhanahuwata’ala dalam keadaan tidak ada sepotong dagingpun diwajahnya.” (HR. Bukhari – Muslim)
      “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa meminta kepada orang-orang untuk memperbanyak hartanya maka sesungguhnya dia sedang meminta bara api maka (terserah) silahkan menyedikitkan atau memperbanyak.” (HR. Muslim)

      hiiiiiiii……….seremmmmm………. :(
      buruan tobat deh cak to…….

      arda86™’s last blog post..Arda….kapan kawin ???

      Reply

    14. By uLie on Jun 13, 2008 | Reply

      Memberi lebih baik dari pada menerima :) hi hi hi

      uLie’s last blog post..Wanita

      Reply

    15. By natazya on Jun 13, 2008 | Reply

      iyah… emang… di pikiran rakyat juga pernah dimuat tentang pengemis yang henponnya jauuuuuuuuuuuh lebih keyen daripada punya saya!!!!

      cabe deh…

      gitu tapi kalo ga dikasih ngambek

      ah…

      padahal nona ini juga susah sekali cari duit… ada yang mao ngasih job MC kawinan?

      huahuahuahuahuaua

      *curcoool :p

      natazya’s last blog post..CARI DUIT MEMANG SUSAH… I KNOW!

      Reply

    16. By Amel on Jun 13, 2008 | Reply

      wah, baru tau saya, ad thoh orang yg masih ngemis ketika hidupnya dah jauh lebih baik *maksudku mpe punya mobil dan penghasilan segitu*, tp penyikapan postingan ini dah bener kok, itu adalah hidupnya dan tanggung jawabnya, stidaknya smoga bisa dijadikan hikmah bagi kita yang melihat dan membacanya *sok bijak mode on :mrgreen: , nice post :) , btw link nya dah kutempel nggih

      Amel’s last blog post..The Last BAttle

      Reply

    17. By Ly on Jun 13, 2008 | Reply

      mentaaaaaaaall…. orang yang lemah, malas n’ yang bikin…. gregetaaaann…..
      padahal islam mengajarkan “LEBIH BAIK TANGAN DI ATAS DARIPADA TANGAN DI BAWAH” :(

      Ly’s last blog post..Kita Bertanya – Al qur’an Menjawab

      Reply

    18. By wen on Jun 13, 2008 | Reply

      buka mata buka telinga ini benar2 terjadi di Indonesia hehehe
      di jual kemana yah malunya tuh, di pasar seberang kantorku kali yah;p
      iya si bisa senang di dunia, hidup makmur, terjamin, tapi di akherat kelak…??! :)

      Reply

    19. By poo on Jun 13, 2008 | Reply

      Bisa jadi anggota? Hehehe..

      poo’s last blog post..Kena Lempar Didiet

      Reply

    20. By tipis on Jun 13, 2008 | Reply

      pengemis berdasi hehehe. wah jadi ingat sang raja pengemis dari partai bunga merah (kakean nonton cerita silat kho ping ho hahaha)

      tipis’s last blog post..Menghemat BandWidth BerInternet

      Reply

    21. By Qizink on Jun 13, 2008 | Reply

      Wahh… ada lowongan kerja baru nih!

      Qizink’s last blog post..Biaya Pendidikan Bermasalah

      Reply

    22. By sawali tuhusetya on Jun 13, 2008 | Reply

      tulisan yang amat mencerahkan, mbak. saya sendiri tak habis pikir, kenapa juga mengemis menjadi sebuah profesi. kalau meminta2 dalam konteks kelaparan dan kemiskinan agaknya masih bisa memaklumi karena beberapa faktor yang mengharuskannya harus seperti itu. tapi kalau sudah jadi pekerjaan dan profesi, sungguh, betapa nistanya mereka yang tega melakukan “pengkhianatan” terhadap jatidiri dan nuraininya sendiri.

      sawali tuhusetya’s last blog post..Mengakrabkan Siswa pada Budaya dan Tradisi

      Reply

    23. By ruben on Jun 13, 2008 | Reply

      ckckckc… ae..ae.. wae.. masak pengemis udah jadi profesi??

      kacau ahh… :D

      ruben’s last blog post..Aku Menempati Rumah Baru

      Reply

    24. By Mr.K on Jun 13, 2008 | Reply

      seseorang yang sering dan memiliki kebiasaan memberi, pantang dan sangat sulit untuk meminta-minta, tetapi sebaliknya jika seseorang yang sering dan memiliki kebiasaan meminta, sangat sulit tuk memberi…kodrat manusia yang terkungkung oleh habit dan kenyamanannya terhadap satu tindakan, terlepas itu lebih baik atau tidak…dampak terkikisnya moral dan incomplete knowledge aqidah..

      wallahua’lam

      K

      Mr.K’s last blog post..Sang influencer sejati

      Reply

    25. By nina on Jun 13, 2008 | Reply

      Hehehe… pengemis profesi juga yah… mungkin profesi yang gak pernah dicita2kan..

      Reply

    26. By Eucalyptus on Jun 13, 2008 | Reply

      Waduh, mendingan hidup sederhana drpd suruh me-minta2 deh….

      Eucalyptus’s last blog post..Segudang Oleh-Oleh

      Reply

    27. By achoey sang khilaf on Jun 13, 2008 | Reply

      Hidup bersahaja
      eskipun banyak harta

      ah kapan ya?

      achoey sang khilaf’s last blog post..Adalah Sahabat

      Reply

    28. By killy on Jun 13, 2008 | Reply

      artikel yang bagus, semoga sibos ikut baca juga :) … jadi inget punya Kitab Riyadhush Shalihin tapi belum sempet baca sampai sekarang … *sigh

      Reply

    29. By GiE on Jun 13, 2008 | Reply

      Yey eta..

      Profesi malu-maluin kok dibangga-banggain…

      *tanya kenapa*

      Iiihh.. nggak deh..

      Tapi, sayang sepertinya profesi ini sudah mewabah di indonesia yah?
      Atau bahkan sudah turun-temurun?

      :-s

      *miris*

      GiE’s last blog post..Yahoo Messenger Custom Image Status

      Reply

    30. By elmo on Jun 14, 2008 | Reply

      *tampang memelas,pakaian compang camping..
      Paaak… misi pak.. minta duit donk om..belum makan malam ni om.. :lol:

      elmo’s last blog post..Nonton Kungfu Panda!!

      Reply

    31. By Raffaell on Jun 14, 2008 | Reply

      wow ? apa aku ganti propesi aja ?

      Raffaell’s last blog post..Kama Sutra ala IT

      Reply

    32. By parlin on Jun 14, 2008 | Reply

      wah…..sepertinya saya tidak mempunyai mental jadi pengemis deh…..
      memang sih, jika dipikir-pikir, bisa aja itu terjadi, (dan bahkan telah terjadi kan ??)………
      tapi,,,,gak deh……..
      bekerjalah sesuai dengan hati dan nurani anda………itu akan membuat anda sukses juga…….

      parlin’s last blog post..Menikahlah, Atau “Pecat” Dari Kerja

      Reply

    33. By Yari NK on Jun 14, 2008 | Reply

      Huahahaha…. boleh juga… kalau duit hasil ngemis diputar buat usaha…… :D

      Yari NK’s last blog post..Veksilologi

      Reply

    34. By nita on Jun 14, 2008 | Reply

      makanya saya malas ngasih duit sama pengemis. mending bantu anak yatim piatu. btw aku sebenarnya sering banget mau berkunjung ke sini tapi batal krn website ini susah banget dibuka, donlod-nya lamaaaaaaaaaa banget. fiuuh. kenapa ya?

      nita’s last blog post..KOLAM SUSU DI NEGARAKU

      Reply

    35. By Popi on Jun 14, 2008 | Reply

      Hmmm yang sangat disayangkan itu kenapa cak to tidak memberdayakan para pengemis lain, misalnya dengan membuka lembaga ketrampilan, atau lembaga pemberi modal bagi masyarakat miskin, seperti yang dilakukan Mohammad Yunus dari Bangladesh

      Popi’s last blog post..Itu penting buatku..

      Reply

    36. By rahma on Jun 14, 2008 | Reply

      Ngemis kok jadi karir. Disini juga banyak, dgr2 ada bosnya kejam lagi klo setoran anak buahnya tdk memenuhi target suka dikasi hukuman tuh….

      rahma’s last blog post..Like Mother Like Son

      Reply

    37. By Rita on Jun 14, 2008 | Reply

      Apa bisa menjadi lebih baik kalau seandainya pekerjaan ngemis dihentikan, tpi modal dari hasil ngemis itu dubuat modal dagang untuk memenuhi kebutuhan hidup?..Atau ada cara yg lebih baik agar keluar dari pekerjaan yg kurang baik ini? (sepertinya yg dibutuhkan adalah jalan keluarnya)

      Rita’s last blog post..Pemenang Turnamen Tennis Trakindo Cup 2008

      Reply

    38. By diorockout on Jun 14, 2008 | Reply

      The point is, how big motivation who we have..

      diorockout’s last blog post..Membuat Gif Dengan Adobe Image Ready

      Reply

    39. By amma on Jun 14, 2008 | Reply

      tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah..

      tapi kalau kita renungkan bener2..sebenarnya memberi dan menerima sama sama sulit loh..kita takut member ikarena takut harta akan berkurang..sedangkan kita takut menerima karena takut dianggap tidak bermartabat..tidak punya harga diri..

      nice posting !!

      Reply

    40. By Cak Kris on Jun 14, 2008 | Reply

      Ada 3 jalan menjadi orang kaya
      1. Mintalah dilahirkan dari orangtua yang kaya raya.
      Jika anda terlahir dari orangtua yang biasa-biasa, cobalah langkah kedua:
      2. Carilah istri atau mertua yang kaya raya. Niscaya kamu akan kecipratan kekayaannya.
      Jika Anda sudah terlanjur punya pasangan dan mertua yang biasa-biasa saja, maka cara terakhir:
      3. Berjuang sendiri menjadi kaya. Salah satu caranya seperti tulisan di atas itu….:))

      Cak Kris’s last blog post..Burung Mati

      Reply

    41. By Nastanesha on Jun 14, 2008 | Reply

      Wah, saya baru tau nih ternyata ada seorang pengemis yang sekaya itu. Ck… ck… Apa mereka gak merasa bersalah ya mendapatkan harta yang berlimpah dengan cara mengemis? Nice posting nih. Thanks :)

      Nastanesha’s last blog post..Longing

      Reply

    42. By Masenchipz on Jun 14, 2008 | Reply

      kayak hati itu lebih berharga daripada kaya harta… betul ga bro… syukur2 bsa kaya dua2nya… wakakakak… slm knl bro… pisss ah…

      Masenchipz’s last blog post..Keuntungan ngasih komentar pada blog

      Reply

    43. By fenny on Jun 15, 2008 | Reply

      pengemis itu profesi baru yah? hehehe… soalnya menurut buku itu profesi kan artinya orang yang ahli di suatu bidang dan bertanggung jawab atas profesinya itu. misalnya profesi doktetr… kalo ngemis brarti keahliannya ya ngemis. tanggungjawabnya apa ya? kekeke…. besok kalo uda ga ada duit buat bayar hosting, saya ngemis deh… biar tetep ngeblog, ngemis2 di jalanan sambil ngenet. wahhh mungkin bakal jadi pengemis pertama yang kerja sambil nenteng laptop yah?

      fenny’s last blog post..Perang Mosq (Baca: Moski) vs Prajurit Wanita yang -kurang- Tangguh

      Reply

    44. By geiztia on Jun 15, 2008 | Reply

      assalamualaikum.. mbak
      emm.. pengemis kok bisa kaya ya..?..heran juga..
      tapi terkadang jadi sulit ngebedain antara pengemis yang emang butuh bantuan kita dengan pengemis yang menggunakan hasil memintanya itu untuk yang enggak2 ya..
      salam kenal yah..

      geiztia’s last blog post..time is ….

      Reply

    45. By getpaidonlinesurveys on Jun 15, 2008 | Reply

      lah…udah kenyang ama pengemis…banyak banget di jakarta, berkedok apaaaaaaaan aja gitu..
      apalagi di matarmaja hahaha :D

      Reply

    46. By abee on Jun 15, 2008 | Reply

      pengemis ituh sekarang jadih propesiy loch…. :P

      abee’s last blog post..doping

      Reply

    47. By silly on Jun 15, 2008 | Reply

      hahahahaha… begitulah, cara orang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang.

      Dulu waktu saya masih bekerja, tiap pagi saya bareng ama satu orang yang diturunin di jalan yg sama. Keesokan harinya, saya shock melihat pemandangan yg tidak biasa… org yg setiap hari diturunin dengan mobil sedan mulus dipersimpangan jl. Antasari ini ternyata adalah PENGEMIS…. masyaolohhh…

      Pagi itu, dia duduk agak dipojok belakang tanaman yg cukup rimbun… kakinya diikat dengan perban sedemikian rupa sehingga seperti orang yg lumpuh karena kakikya membusuk akibat penyakit LEPRA (saya yakin profesi org ini dulunya MAKE UP ARTIST, karena begitu keluar dari semak2 tersebut… dia buenaar2 berubah menjadi PENGEMIS SEJATI… asliii… persis banget… gak yakin deh kalo org ini adalah org yg sama yg tiap pagi diturunin oleh mobil sedan mentereng itu…

      Yg paling nyesekin hati… sebelum “bertugas” dijalan… sang “pengemis gadungan” menyempatkan diri melakukan sesuatu yg gue pengen banget bisa tapi gak pernah sempat secara harus ngeajr macet pagi2…

      Tahu gak ngapain???… BACA KORAN KOMPAS DULU LAHHH YAAAA…. anjrittt, saya aja gak penah baca koran pagi2, nih pengemis, tiap pagi bacaannya KOMPAS lohhh…

      Ahhhh… Stupidddddd!!!… :D

      Dunia sudah gila… :)

      silly

      silly’s last blog post..KALAJENGKING…

      Reply

    48. By persikers on Jun 16, 2008 | Reply

      wow ngeri…
      ituyang membuat ragu kalo mo ngasih sedekah pada pengemis :D

      persikers’s last blog post..Job pertama Reviewme

      Reply

    49. By tintin on Jun 16, 2008 | Reply

      Hikss .. maubalesin satu2x kok yah .. kebanyakan .. :D

      well lets try .. :D

      @kucingkeren – yup dialah cak to ituh .. :)
      @ulan – hehehe jujur banget .. :P
      @wennyaulia – thanks atas jawabannya .. *meluncur ke TKP*
      @ayaelectro – yup betul itu bro ..
      @yella – seperti lingkaran setan yah ..?? malas dan kenyamanan .. :)
      @det – coba tanya kenapa ..?? :D
      @mas slamet – choose YDSF yah bang … :D
      @nenyok – ngemis di bolehkan sih tetapi sesudah keluar dari kesulitan, dilarang mengemis lagi.
      @leah – TV halal itu stasiun TV Mana ..??
      @arda86 – kalo dia baca blog ini .. semoga .. :)
      @ulie – Yup Benull . :)
      @natazya – loh kok promosi .. :P *kawinin loh yah .. :P *
      @Amel – Suwun mbak Amel .. n’ monggo .. :)
      @Ly – yup betul .. itu dari hadits mbak .. :)
      @wendy – kalo orang berpikir ke akherat Insya ALLAH mudah kok .. :)
      @poo – hahaha daftar aja ma Cak To sana .. :P
      @tipis – hayoh eling² .. :P
      @Qizink – hahaha lamar sana ma Cak To .. alamat minta Jawa Pos :P
      @Sawali – wah kehormatan atas kunjungan bapak guru satu ini .. :) btw saya cowok :)
      @Ruben – gimana bukan profesi lawong sudah merasa cukup masih diteruskan :)
      @Mr K – thanks a lot atas tambahannya ..
      @nina – bener nih nggak mau jadi cita2x ..?? :P
      @Eucalyptus – Betul bu .. mending sederhana apa adanya .. cuman apa kuat .. di jaman seperti ini .. :)

      To be continued

      Reply

    50. By tintin on Jun 16, 2008 | Reply

      Continued from up there ..

      @Achoey – Semoga dimudahkan ALLOH mas .. aminn ..
      @killy – ayo baca .. :D
      @GiE – bangga nggaknya aku nggak tahu .. :) kalo dari infonya sudah turun temurun
      @elmo – sana pergi .. *hahahahha* minta sama xero sana .. :P
      @raffaell – hahaha monggo mas kalo nggak malu .. :P apa ngemis bandwith :P
      @parlin – kalo hati nuraninya untuk mengmis gimana ..?? :P
      @Yari NK – kalo udah bisa untuk menopang hidup mending buat usaha bu .. :)
      @nita – waduh saya kurang tahu juga yah .. :)
      @Popi – nah itu seharusnya .. :)
      @rahma – weleh .. itu mah bukan bos pengemis tapi preman .. :P
      @Rita – Insya ALLAH bisa bu .. nah solusinya kan sudah jelas dari hadits, jika sudah cukup yah sudah jangan mengemis, cari pekerjaan .. :) atau kalo sudah ada modal kecil2xan mending buka usaha .. mau tambal ban kek, atau usaha dagang makanan kecil kek .. biar sederhana yang penting barokah .. :) dan berdagang merupakan k8 dari pembuka pintu rizky .. Allohu’alam ..
      @diorockout – yup … sma keimanan sebenernya mas .. :)
      @amma – takut memberi namanya bakhil dan ini dilarang karena rizky yang memberikan adalah ALLAH, kalo takut tidak menerima bisa jadi karena izzah (harga diri) tapi kita tidak dilarang untuk menerima jika yang memberi ikhlash dan itdak ada tendensi tertentu
      @Cak Kris – options no 1. itu taqdir :D , 2. kalo dapet :P , 3. Berjuang sendiri tapi jangan mengemis kalo bisa .. :P
      @Nastanesha – wah nggak tahu kalo merasa bersalahnya, kalo paham Agama Insya ALLAH mereka akan menjaga izzah dengan tidak meminta-minta
      @Masenchipz – tull mas .. :)
      @geiztia – wa’alaikumsalam, btw saya mas :) , yah memang sulit .. :)
      @getpaidonline – hehehe bosnya pengemis jakarta nggak pengen unjuk gigi sekalian .. ?? :D
      @silly – beneran tuh ..?? weleh .. kalah kita yah ..?? :D
      @persikers – tinggalkan yang meragukanmu mas .. :)

      Finish :D

      Reply

    51. By vieny on Jun 16, 2008 | Reply

      Jangan mau kaya karna minta-mintaaa!!

      udah didunia dapet malu karna jadi pengemis,
      eh? di akhirat juga dapetnya bara api neraka

      hiiiyyyyy

      vieny’s last blog post..Ketika guru ikut ujian

      Reply

    52. By Fitra on Jun 16, 2008 | Reply

      wah saya sih mending milih ndak jadi orang kaya raya dari hasil mengemis…..

      Fitra’s last blog post..This is for you, Dad!

      Reply

    53. By aDhiNi on Jun 17, 2008 | Reply

      masyaallah . . . takjub aku!!!
      hihihihii,

      walau memang dalam islam lebih baik memberi daripada meminta :)
      lebih baik cari usaha apa gt kek, toh juga usaha kita sekecil apapun akan dinilai sama ALLAH

      aDhiNi’s last blog post..Ya Tuhan, i got his point!

      Reply

    54. By yu2n on Jun 17, 2008 | Reply

      :) hari gini, apapun bisa jadi profesi. makanya mengemis pun dianggap ‘sah’ bahkan sampe jadi kaya.
      dan di Indonesia? itu adalah realita (*geleng-geleng kepala..)

      yu2n’s last blog post..Italia : masih berpeluang, euy!

      Reply

    55. By yu2n on Jun 17, 2008 | Reply

      :) hari gini, apapun bisa jadi profesi. makanya mengemis pun dianggap ‘sah’ bahkan sampe jadi kaya.
      dan di Indonesia? itu adalah realita (*geleng-geleng kepala..)

      Reply

    56. By utchanovsky on Jun 17, 2008 | Reply

      Biasanya, para penggemis menanamkan keyakinan yang kuat dalam diri mereka bahwa apa yang mereka lakukan (mengemis ketika mereka telah makmur) adalah murni akting. Dan Anda yang memberi duit, dianggap sebagai produser “film” yang telah mengapresiasi akting ngemis mereka.

      Wkwkwkwkwk (doh)

      utchanovsky’s last blog post..Do-Follow Juga!

      Reply

    57. By Eru Reed on Jun 18, 2008 | Reply

      Iya kemaren liat artikel ini di JawaPos
      deuh.. pengemis uda bisa beli Mobil…

      yah walo ke kantor masi jalan kaki..
      setidaknya masi bangga dan bahagia sama apa yang di jalanin..
      ga dibenci Tuhan karena melakukan yang haram

      Eru Reed’s last blog post..MY License Agreement

      Reply

    58. By nh18 on Jun 19, 2008 | Reply

      Ah Gelo bener …
      mafia pengemis toh ini …

      aaargggghhh …
      CRV choy !!!

      nh18′s last blog post..INDIANA JONES (…versi Trainer …)

      Reply

    59. By iambadung on Jun 20, 2008 | Reply

      males ah… mending gwe jual diri daripada ngemis… :D :D :D

      eh, sama ya…. cuman beda cara.. :)

      iambadung’s last blog post..Kick me, I’m (almost) famous!

      Reply

    60. By Eko Susanto on Aug 19, 2008 | Reply

      saudara kita tidak bisa begitu saja menyalahkan prilaku pengemis!Bth kita kaji bersama. bgm sejarah pengemis datang dan ter cipta! Mohon dukungannya dari teman2 semua. saya di sini sedang mengkaji tentang kehidupan pengemis perspektif interaksionisme simbolik konsepsi Dramaturgi.
      saya tunggu bantuan analisa teman2 di Hum_syar@yahoo.com

      Reply

    61. By jabrik on Oct 10, 2008 | Reply

      ike’ juga gak mau ah jadi pengemis…..
      biar ike’ bisa jadi org kaya skalipun, ampiuuun dech ike’
      yuuuuuuuuukkkkk………………
      tadakkkkkkk ush jdi pengemis……………..

      Reply

    Post a Comment

    About Me

    Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to blogging activity, blogging tips, wordpress tips, wordpress themes info, wordpress plugins, and some my journal, opinion about blogging and my life activity. More

    Want to subscribe?

     Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
    Enter your email address: