Ingin Kaya - Mungkin bisa jadi Pengemis
June 12, 2008 – 3:38 pm | by tintin 644 views
Cak To (Nama Samaran) - Bos Pengemis Surabaya
Ingin Kaya ??? Mau jadi Orang Kaya ??? Kalo mau cukup modal sabar, tampang mengiba, dan meyakinkan untuk mengharapkan orang lain memberi, dan akhirnya bisa jadi Bos Pengemis
, bisa punya Mobil Honda CRV, 4 rumah, 2 sepeda motor Honda Supra Fit atau mungkin bisa naik haji sekalian.
Saya baru tahu kalo jadi pengemis itu bisa menjadi kaya hingga memiliki 4 buah rumah gedongan, sampai mobil Honda CRV :D, meski untuk mencapai hal tersebut diperlukan waktu puluhan tahun.
Profesi pengemis merupakan profesi dimana kebanyakan orang² mencibir karena ternyata mencetak seseorang yang sukses di bidangnya (bidang mengemis). Sebutlah Cak To, seorang bos pengemis asli bangkalan madura yang telah sukses dan tidak perlu mengemis lagi sejak tahun 2000 dan sudah mempunya barang² yang saya sebutkan di atas. Untuk cerita lengkapnya bisa dibaca disini.
Memang mengemis merupakan profesi yang tidak banyak ditekuni. Butuh orang² sabar dan orang² yang benar² terjebak dalam kondisi tersebut dan tidak tahu harus bagaimana untuk keluar dari masalah yang dihadapi, sehingga muncul jalan satu²nya adalah mengemis.
Apa yang menyebabkan orang menjadi pengemis ?
Banyak faktornya, umumnya masalah perekonomian , tetapi bisa jadi memang dari awal keluarganya adalah keluarga orang susah atau bahkan memang dari ayah dan ibunya dulunya pengemis dan sudah mengemis sejak dari kecil. Sehingga menjadi peminta-minta dari satu rumah ke rumah atau dari perempatan jalan dengan mengharapkan iba dari orang lain adalah jalan keluar yang mudah dan semua orang bisa melakukannya dengan mempermak tubuh mereka menjadi orang yang membuat orang lain merasa iba dan menyisihkan uangnya untuk mereka.
Cuma yang saya sayangkan, setelah kehidupan mereka membaik dan bisa hidup berkecukupan , kenapa mereka tetap menjadi pengemis ? Apakah memang hal itu sudah menjadi bagian dari profesi yang sangat mudah dilakukan ? Mungkn kebanyakan mereka berpikir lebih baik mengemis daripada merampok, mencuri atau melacur. Dan mereka mungkin berpendapat yang penting halal.
Dari kisah Cak To yang saya baca, sesungguhnya saya merasa trenyuh dengan awal kehidupan keluarga beliau, tetapi yang saya sesalkan kenapa setelah kehidupan mereka membaik, mereka tidak menjadi pedagang, atau mencoba meneruskan pendidikannya atau usaha lainnya yang bisa menunjang hidup mereka menjadi lebih baik dalam waktu singkat. Mungkin masih ada pengemis yang berpikiran seperti itu.
Tetapi, sungguh mudah saya hanya bisa berpendapat, toh mereka tidak perlu pendapat saya untuk memutuskan hal tersebut, dan setiap orang berhak memilih untuk hidupnya, lagian penghasilan saya tiap bulan masih kalah dibandingkan dengan seorang bos pengemis yang sudah bisa menghasilkan 200 rb - 300 rb sehari yang kemungkinan 6 juta - 9 juta per bulan dan menargetkan naik haji di tahun 2010.
Kalau saya ..?? sudah menghabiskan uang kuliah berjut-jut .. masih aja kayak gini
so mau jadi orang kaya ..?? jadi pengemis mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat jika mau bersabar dan tidak malu :).
Dalam ISLAM diharamkan meminta-minta.
Pada saat seorang pengemis telah berkecukupan dianjurkan mereka untuk menjaga iffah (kehormatannya) sehingga ALAH memuliakannya
Dari Hakim Ibn Hizam Rodhialohuanhu bahwasannya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tangan yang diatas lebih baik daripada tangan yang dibawah. Dan mulailah dengan (memberi) orang-orang yang menjadi tanggunganmu. Dan sebaik-baik sedekah itu adalah apa yang berasal dari (orang yang memiliki) kelebihan dari kecukupannya. Barangsiapa bersikap iffah (menjaga kehormatan) maka Allah memuliakannya, dan siapa yang merasa cukup maka Allah akan mencukupkannya.” (HR. Bukhari – Muslim)
Dan sesungguhnya ISLAM mengharamkan meminta-minta kecuali dalam 3 hal
Dari Abu Bisyr Qabishah Ibn al-Mukhaniq Radhiallohuanhu, dia berkata: “Saya menanggung beban hamalah maka saya mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meminta bantuannya, maka beliau bersabda: “Tunggulah hingga datang kepada kami harta zakat, maka kami akan memerintahkan pembagian zakat untukmu.” Kemudian beliau bersabda: “Wahai Qabishah, sesungguhnya meminta-minta itu tidak halal kecuali bagi salah satu dari tiga orang; yaitu: seseorang yang menanggung hamalah, dia boleh meminta hingga mendapatkannya kemudian berhenti (tidak meminta), seseorang yang tertimpa “jaihah” (musibah) yang menghabiskan hartanya, maka ia boleh meminta hingga mendapatkannya penghidupan yang tegak atau yang cukup, dan seseorang yang tertimpa kekurangan hingga ada tiga orang yang bijak dari kaumnya mengatakan: “Sungguh Fulan telah tertimpa kekurangan.” Maka ia boleh meminta hingga mendapatkan penghidupan yang tegak atau yang cukup. Maka selain dari tiga permintaan tadi hai Qabishah, adalah usaha HARAM dan pengemisnya memakan secara haram pula.” (HR. Muslim)
Hamalah adalah biaya perdamaian yang ditanggung oleh mediator ketika berusaha mendamaikan antara dua kubu yang berseteru.
Dari hadits diatas meski ditujukan hanya 3 kondisi tetapi tetap ada batasan meminta, yaitu setelah kehidupan mereka berkecukupan mereka dilarang untuk meminta-minta lagi.
Kehinaan orang yang suka meminta-minta di akherat
Dari ibn Umar bahwasannya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak henti-hentinya permintaan dilakukan oleh salah seorang kamu sehingga nanti dia akan bertemu Allah Subhanahuwata’ala dalam keadaan tidak ada sepotong dagingpun diwajahnya.” (HR. Bukhari – Muslim)
Dari Abu Hurairah Rodhiallohuanhu dia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa meminta kepada orang-orang untuk memperbanyak hartanya maka sesungguhnya dia sedang meminta bara api maka (terserah) silahkan menyedikitkan atau memperbanyak.” (HR. Muslim)
Keutamaan orang yang berusaha dan tidak meminta-minta
Dari Abu Hurairah Rodhiallohuanhu, dia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jikalau salah seorang kamu mencari seikat kayu bakar (dan membawanya) diatas punggungnya tentu itu lebih baik baginya daripada dia meminta-minta pada seseorang, apakah ia memberinya atau menolaknya.” (HR. Bukhari – Muslim)
Jadi memang lebih baik berusaha daripada menjadi seorang pengemis meski bos ..
Foto : Dari Jawa Pos Online
Referensi Hadits :
Dari Kitab Riyadhush Shalihin Jilid 1 karya Imam Nawawi
Bab 57 - “QANA’AH, ‘IFFAH, HEMAT DALAM KEHIDUPAN DAN BELANJA (Dan Celaan Terhadap Minta-Minta Yang Bukan Terpaksa)”
Tags: Ingin Kaya, Orang Kaya, Pengemis


60 Responses to “Ingin Kaya - Mungkin bisa jadi Pengemis”
By carra on Jun 12, 2008 | Reply
hee…? jadi pengemis dijadiin profesi gituh…??
cape dehhh…
carra’s last blog post..… and The Rioter Award Goes to…
[Reply]
By kucingkeren on Jun 12, 2008 | Reply
sayang ya, seringkali jiwa sosial kita terhalang oleh para peminta2 seperti itu. Kasian sekali mereka yang betul2 perlu bantuan. btw..visualisasinya bagus.. apakah dia Cak To itu??
kucingkeren’s last blog post..Rahai’i Pangun
[Reply]
By ulan on Jun 12, 2008 | Reply
nice ya.. salut ma orang ini.. menghalalkan yang haram..
ulan’s last blog post..Syal baru yang indah nan permai..
[Reply]
By ulan on Jun 12, 2008 | Reply
nice ya.. salut ma orang ini.. menghalalkan yang haram..
*enggak nyindir kooooookkk*
ulan’s last blog post..Syal baru yang indah nan permai..
[Reply]
By wennyaulia on Jun 12, 2008 | Reply
iya…kadang bikin tergoda juga buat jadi pengemis
kalo gak gara2 inget yang Di Atas
o iya, udah takjawab tuh pertanyaan yang kemaren
d blog saya
*sekalian promosi
wennyaulia’s last blog post..ISAT pada Qtel
[Reply]
By ayaelectro on Jun 12, 2008 | Reply
mungkin emang bisa kaya, tapi tangan kita selalu berada di bawah tidak akan pernah berada di atas. derajat tidak bisa setinggi orang2 lain yang bekerja menguras pikiran dan tenaga.
ayaelectro’s last blog post..Ketika Shalat Jika Ada Maunya Saja
[Reply]
By yella on Jun 12, 2008 | Reply
kalo mental udah males,,ga mudah keluar dari kemalasan. Sedangkan dengan kemalasan hidup mereka sangat nyaman.
yella’s last blog post..Bintang-Bintang
[Reply]
By det on Jun 12, 2008 | Reply
bagi mereka yang penting bisa tampil mentereng di desanya
pulang naik mobil crv baru, orang tua dan sodara dibikinkan rumah..
selamanya mereka akan jadi pengemis karena sudah merasakan enaknya hidup tanpa berusaha. biar anak buah yang berkeliaran di jalan, sementara bosnya di rumah tidur dengan istri2nya..
doh…
gimana bangsa ini bisa maju????!!!!!
[Reply]
By sluman slumun slamet on Jun 12, 2008 | Reply
heh… saya geregeten jugah lihat berita ini di jawa pos. bukan main CRV-nya itu lho… padahal kita yang jungkir balik main adsen aja belum ada perkembangan berarti. tapi inilah realita kehidupan.



kalau saya selama ini, jarang memberikan sedekah kepada pengemis atau peminta sumbangan pembangunan masjid. masalah investasi akhirat saya sudah saya serahkan kepada YDSF :D. Banyak yang bilang bahwa semua tergantung niatnya, kalau saya TIDAK. Jadi apabila kita bersedekah kepada orang yang salah, maka melayanglah uang kita sia-sia. so, percayakanlah kepada lembaga amil saja.
saya lebih rela memberikan uang saya kepada pengamen atau membelanjakannya kepada pengasong (walau gak butuh2 amat sama barangnya) daripada kepada pengemis.
sori baru on lagi nih….. adem kang mlebu mrene
sluman slumun slamet’s last blog post..Telkomsel Flash unlimited telah datang…
[Reply]
By nenyok on Jun 13, 2008 | Reply
Salam
Wah hebat ya, tapi jadi pengemis, duh engga deh sesusah2nya hidup kayaknya ngemis bukan pilihan ah
nenyok’s last blog post..Enggan
[Reply]
By leah on Jun 13, 2008 | Reply
JAdi ingat acara di tv halal. Alasanya jadi pengemis karena duitnya cepat, per jam pun bisa dapet, ga ada jam kerjanya., sante kapanpun bisa dapet uang.
tragis sekali……
leah’s last blog post..Ayam tulang lunak
[Reply]
By arda86™ on Jun 13, 2008 | Reply
hiiiiiiii……….seremmmmm……….
buruan tobat deh cak to…….
arda86™’s last blog post..Arda….kapan kawin ???
[Reply]
By uLie on Jun 13, 2008 | Reply
Memberi lebih baik dari pada menerima
hi hi hi
uLie’s last blog post..Wanita
[Reply]
By natazya on Jun 13, 2008 | Reply
iyah… emang… di pikiran rakyat juga pernah dimuat tentang pengemis yang henponnya jauuuuuuuuuuuh lebih keyen daripada punya saya!!!!
cabe deh…
gitu tapi kalo ga dikasih ngambek
ah…
padahal nona ini juga susah sekali cari duit… ada yang mao ngasih job MC kawinan?
huahuahuahuahuaua
*curcoool :p
natazya’s last blog post..CARI DUIT MEMANG SUSAH… I KNOW!
[Reply]
By Amel on Jun 13, 2008 | Reply
wah, baru tau saya, ad thoh orang yg masih ngemis ketika hidupnya dah jauh lebih baik *maksudku mpe punya mobil dan penghasilan segitu*, tp penyikapan postingan ini dah bener kok, itu adalah hidupnya dan tanggung jawabnya, stidaknya smoga bisa dijadikan hikmah bagi kita yang melihat dan membacanya *sok bijak mode on
, nice post :), btw link nya dah kutempel nggih
Amel’s last blog post..The Last BAttle
[Reply]
By Ly on Jun 13, 2008 | Reply
mentaaaaaaaall…. orang yang lemah, malas n’ yang bikin…. gregetaaaann…..
padahal islam mengajarkan “LEBIH BAIK TANGAN DI ATAS DARIPADA TANGAN DI BAWAH”
Ly’s last blog post..Kita Bertanya - Al qur’an Menjawab
[Reply]
By wen on Jun 13, 2008 | Reply
buka mata buka telinga ini benar2 terjadi di Indonesia hehehe
di jual kemana yah malunya tuh, di pasar seberang kantorku kali yah;p
iya si bisa senang di dunia, hidup makmur, terjamin, tapi di akherat kelak…??!
[Reply]
By poo on Jun 13, 2008 | Reply
Bisa jadi anggota? Hehehe..
poo’s last blog post..Kena Lempar Didiet
[Reply]
By tipis on Jun 13, 2008 | Reply
pengemis berdasi hehehe. wah jadi ingat sang raja pengemis dari partai bunga merah (kakean nonton cerita silat kho ping ho hahaha)
tipis’s last blog post..Menghemat BandWidth BerInternet
[Reply]
By Qizink on Jun 13, 2008 | Reply
Wahh… ada lowongan kerja baru nih!
Qizink’s last blog post..Biaya Pendidikan Bermasalah
[Reply]
By sawali tuhusetya on Jun 13, 2008 | Reply
tulisan yang amat mencerahkan, mbak. saya sendiri tak habis pikir, kenapa juga mengemis menjadi sebuah profesi. kalau meminta2 dalam konteks kelaparan dan kemiskinan agaknya masih bisa memaklumi karena beberapa faktor yang mengharuskannya harus seperti itu. tapi kalau sudah jadi pekerjaan dan profesi, sungguh, betapa nistanya mereka yang tega melakukan “pengkhianatan” terhadap jatidiri dan nuraininya sendiri.
sawali tuhusetya’s last blog post..Mengakrabkan Siswa pada Budaya dan Tradisi
[Reply]
By ruben on Jun 13, 2008 | Reply
ckckckc… ae..ae.. wae.. masak pengemis udah jadi profesi??
kacau ahh…
ruben’s last blog post..Aku Menempati Rumah Baru
[Reply]
By Mr.K on Jun 13, 2008 | Reply
seseorang yang sering dan memiliki kebiasaan memberi, pantang dan sangat sulit untuk meminta-minta, tetapi sebaliknya jika seseorang yang sering dan memiliki kebiasaan meminta, sangat sulit tuk memberi…kodrat manusia yang terkungkung oleh habit dan kenyamanannya terhadap satu tindakan, terlepas itu lebih baik atau tidak…dampak terkikisnya moral dan incomplete knowledge aqidah..
wallahua’lam
K
Mr.K’s last blog post..Sang influencer sejati
[Reply]
By nina on Jun 13, 2008 | Reply
Hehehe… pengemis profesi juga yah… mungkin profesi yang gak pernah dicita2kan..
[Reply]
By Eucalyptus on Jun 13, 2008 | Reply
Waduh, mendingan hidup sederhana drpd suruh me-minta2 deh….
Eucalyptus’s last blog post..Segudang Oleh-Oleh
[Reply]
By achoey sang khilaf on Jun 13, 2008 | Reply
Hidup bersahaja
eskipun banyak harta
ah kapan ya?
achoey sang khilaf’s last blog post..Adalah Sahabat
[Reply]
By killy on Jun 13, 2008 | Reply
artikel yang bagus, semoga sibos ikut baca juga
… jadi inget punya Kitab Riyadhush Shalihin tapi belum sempet baca sampai sekarang … *sigh
[Reply]
By GiE on Jun 13, 2008 | Reply
Yey eta..
Profesi malu-maluin kok dibangga-banggain…
*tanya kenapa*
Iiihh.. nggak deh..
Tapi, sayang sepertinya profesi ini sudah mewabah di indonesia yah?
Atau bahkan sudah turun-temurun?
:-s
*miris*
GiE’s last blog post..Yahoo Messenger Custom Image Status
[Reply]
By elmo on Jun 14, 2008 | Reply
*tampang memelas,pakaian compang camping..
Paaak… misi pak.. minta duit donk om..belum makan malam ni om..
elmo’s last blog post..Nonton Kungfu Panda!!
[Reply]
By Raffaell on Jun 14, 2008 | Reply
wow ? apa aku ganti propesi aja ?
Raffaell’s last blog post..Kama Sutra ala IT
[Reply]
By parlin on Jun 14, 2008 | Reply
wah…..sepertinya saya tidak mempunyai mental jadi pengemis deh…..
memang sih, jika dipikir-pikir, bisa aja itu terjadi, (dan bahkan telah terjadi kan ??)………
tapi,,,,gak deh……..
bekerjalah sesuai dengan hati dan nurani anda………itu akan membuat anda sukses juga…….
parlin’s last blog post..Menikahlah, Atau “Pecat” Dari Kerja
[Reply]
By Yari NK on Jun 14, 2008 | Reply
Huahahaha…. boleh juga… kalau duit hasil ngemis diputar buat usaha……
Yari NK’s last blog post..Veksilologi
[Reply]
By nita on Jun 14, 2008 | Reply
makanya saya malas ngasih duit sama pengemis. mending bantu anak yatim piatu. btw aku sebenarnya sering banget mau berkunjung ke sini tapi batal krn website ini susah banget dibuka, donlod-nya lamaaaaaaaaaa banget. fiuuh. kenapa ya?
nita’s last blog post..KOLAM SUSU DI NEGARAKU
[Reply]
By Popi on Jun 14, 2008 | Reply
Hmmm yang sangat disayangkan itu kenapa cak to tidak memberdayakan para pengemis lain, misalnya dengan membuka lembaga ketrampilan, atau lembaga pemberi modal bagi masyarakat miskin, seperti yang dilakukan Mohammad Yunus dari Bangladesh
Popi’s last blog post..Itu penting buatku..
[Reply]
By rahma on Jun 14, 2008 | Reply
Ngemis kok jadi karir. Disini juga banyak, dgr2 ada bosnya kejam lagi klo setoran anak buahnya tdk memenuhi target suka dikasi hukuman tuh….
rahma’s last blog post..Like Mother Like Son
[Reply]
By Rita on Jun 14, 2008 | Reply
Apa bisa menjadi lebih baik kalau seandainya pekerjaan ngemis dihentikan, tpi modal dari hasil ngemis itu dubuat modal dagang untuk memenuhi kebutuhan hidup?..Atau ada cara yg lebih baik agar keluar dari pekerjaan yg kurang baik ini? (sepertinya yg dibutuhkan adalah jalan keluarnya)
Rita’s last blog post..Pemenang Turnamen Tennis Trakindo Cup 2008
[Reply]
By diorockout on Jun 14, 2008 | Reply
The point is, how big motivation who we have..
diorockout’s last blog post..Membuat Gif Dengan Adobe Image Ready
[Reply]
By amma on Jun 14, 2008 | Reply
tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah..
tapi kalau kita renungkan bener2..sebenarnya memberi dan menerima sama sama sulit loh..kita takut member ikarena takut harta akan berkurang..sedangkan kita takut menerima karena takut dianggap tidak bermartabat..tidak punya harga diri..
nice posting !!
[Reply]
By Cak Kris on Jun 14, 2008 | Reply
Ada 3 jalan menjadi orang kaya
1. Mintalah dilahirkan dari orangtua yang kaya raya.
Jika anda terlahir dari orangtua yang biasa-biasa, cobalah langkah kedua:
2. Carilah istri atau mertua yang kaya raya. Niscaya kamu akan kecipratan kekayaannya.
Jika Anda sudah terlanjur punya pasangan dan mertua yang biasa-biasa saja, maka cara terakhir:
3. Berjuang sendiri menjadi kaya. Salah satu caranya seperti tulisan di atas itu….:))
Cak Kris’s last blog post..Burung Mati
[Reply]
By Nastanesha on Jun 14, 2008 | Reply
Wah, saya baru tau nih ternyata ada seorang pengemis yang sekaya itu. Ck… ck… Apa mereka gak merasa bersalah ya mendapatkan harta yang berlimpah dengan cara mengemis? Nice posting nih. Thanks
Nastanesha’s last blog post..Longing
[Reply]
By Masenchipz on Jun 14, 2008 | Reply
kayak hati itu lebih berharga daripada kaya harta… betul ga bro… syukur2 bsa kaya dua2nya… wakakakak… slm knl bro… pisss ah…
Masenchipz’s last blog post..Keuntungan ngasih komentar pada blog
[Reply]
By fenny on Jun 15, 2008 | Reply
pengemis itu profesi baru yah? hehehe… soalnya menurut buku itu profesi kan artinya orang yang ahli di suatu bidang dan bertanggung jawab atas profesinya itu. misalnya profesi doktetr… kalo ngemis brarti keahliannya ya ngemis. tanggungjawabnya apa ya? kekeke…. besok kalo uda ga ada duit buat bayar hosting, saya ngemis deh… biar tetep ngeblog, ngemis2 di jalanan sambil ngenet. wahhh mungkin bakal jadi pengemis pertama yang kerja sambil nenteng laptop yah?
fenny’s last blog post..Perang Mosq (Baca: Moski) vs Prajurit Wanita yang -kurang- Tangguh
[Reply]
By geiztia on Jun 15, 2008 | Reply
assalamualaikum.. mbak
emm.. pengemis kok bisa kaya ya..?..heran juga..
tapi terkadang jadi sulit ngebedain antara pengemis yang emang butuh bantuan kita dengan pengemis yang menggunakan hasil memintanya itu untuk yang enggak2 ya..
salam kenal yah..
geiztia’s last blog post..time is ….
[Reply]
By getpaidonlinesurveys on Jun 15, 2008 | Reply
lah…udah kenyang ama pengemis…banyak banget di jakarta, berkedok apaaaaaaaan aja gitu..
apalagi di matarmaja hahaha
[Reply]
By abee on Jun 15, 2008 | Reply
pengemis ituh sekarang jadih propesiy loch….
abee’s last blog post..doping
[Reply]
By silly on Jun 15, 2008 | Reply
hahahahaha… begitulah, cara orang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang.
Dulu waktu saya masih bekerja, tiap pagi saya bareng ama satu orang yang diturunin di jalan yg sama. Keesokan harinya, saya shock melihat pemandangan yg tidak biasa… org yg setiap hari diturunin dengan mobil sedan mulus dipersimpangan jl. Antasari ini ternyata adalah PENGEMIS…. masyaolohhh…
Pagi itu, dia duduk agak dipojok belakang tanaman yg cukup rimbun… kakinya diikat dengan perban sedemikian rupa sehingga seperti orang yg lumpuh karena kakikya membusuk akibat penyakit LEPRA (saya yakin profesi org ini dulunya MAKE UP ARTIST, karena begitu keluar dari semak2 tersebut… dia buenaar2 berubah menjadi PENGEMIS SEJATI… asliii… persis banget… gak yakin deh kalo org ini adalah org yg sama yg tiap pagi diturunin oleh mobil sedan mentereng itu…
Yg paling nyesekin hati… sebelum “bertugas” dijalan… sang “pengemis gadungan” menyempatkan diri melakukan sesuatu yg gue pengen banget bisa tapi gak pernah sempat secara harus ngeajr macet pagi2…
Tahu gak ngapain???… BACA KORAN KOMPAS DULU LAHHH YAAAA…. anjrittt, saya aja gak penah baca koran pagi2, nih pengemis, tiap pagi bacaannya KOMPAS lohhh…
Ahhhh… Stupidddddd!!!…
Dunia sudah gila…
silly
silly’s last blog post..KALAJENGKING…
[Reply]
By persikers on Jun 16, 2008 | Reply
wow ngeri…
ituyang membuat ragu kalo mo ngasih sedekah pada pengemis
persikers’s last blog post..Job pertama Reviewme
[Reply]
By tintin on Jun 16, 2008 | Reply
Hikss .. maubalesin satu2x kok yah .. kebanyakan ..
well lets try ..
@kucingkeren - yup dialah cak to ituh ..






*kawinin loh yah .. :P*





btw saya cowok 


@ulan - hehehe jujur banget ..
@wennyaulia - thanks atas jawabannya .. *meluncur ke TKP*
@ayaelectro - yup betul itu bro ..
@yella - seperti lingkaran setan yah ..?? malas dan kenyamanan ..
@det - coba tanya kenapa ..??
@mas slamet - choose YDSF yah bang …
@nenyok - ngemis di bolehkan sih tetapi sesudah keluar dari kesulitan, dilarang mengemis lagi.
@leah - TV halal itu stasiun TV Mana ..??
@arda86 - kalo dia baca blog ini .. semoga ..
@ulie - Yup Benull .
@natazya - loh kok promosi ..
@Amel - Suwun mbak Amel .. n’ monggo ..
@Ly - yup betul .. itu dari hadits mbak ..
@wendy - kalo orang berpikir ke akherat Insya ALLAH mudah kok ..
@poo - hahaha daftar aja ma Cak To sana ..
@tipis - hayoh eling² ..
@Qizink - hahaha lamar sana ma Cak To .. alamat minta Jawa Pos
@Sawali - wah kehormatan atas kunjungan bapak guru satu ini ..
@Ruben - gimana bukan profesi lawong sudah merasa cukup masih diteruskan
@Mr K - thanks a lot atas tambahannya ..
@nina - bener nih nggak mau jadi cita2x ..??
@Eucalyptus - Betul bu .. mending sederhana apa adanya .. cuman apa kuat .. di jaman seperti ini ..
To be continued
[Reply]
By tintin on Jun 16, 2008 | Reply
Continued from up there ..
@Achoey - Semoga dimudahkan ALLOH mas .. aminn ..
kalo dari infonya sudah turun temurun
apa ngemis bandwith 





atau kalo sudah ada modal kecil2xan mending buka usaha .. mau tambal ban kek, atau usaha dagang makanan kecil kek .. biar sederhana yang penting barokah ..
dan berdagang merupakan k8 dari pembuka pintu rizky .. Allohu’alam ..
, 3. Berjuang sendiri tapi jangan mengemis kalo bisa .. 

, yah memang sulit .. 


@killy - ayo baca ..
@GiE - bangga nggaknya aku nggak tahu ..
@elmo - sana pergi .. *hahahahha* minta sama xero sana ..
@raffaell - hahaha monggo mas kalo nggak malu ..
@parlin - kalo hati nuraninya untuk mengmis gimana ..??
@Yari NK - kalo udah bisa untuk menopang hidup mending buat usaha bu ..
@nita - waduh saya kurang tahu juga yah ..
@Popi - nah itu seharusnya ..
@rahma - weleh .. itu mah bukan bos pengemis tapi preman ..
@Rita - Insya ALLAH bisa bu .. nah solusinya kan sudah jelas dari hadits, jika sudah cukup yah sudah jangan mengemis, cari pekerjaan ..
@diorockout - yup … sma keimanan sebenernya mas ..
@amma - takut memberi namanya bakhil dan ini dilarang karena rizky yang memberikan adalah ALLAH, kalo takut tidak menerima bisa jadi karena izzah (harga diri) tapi kita tidak dilarang untuk menerima jika yang memberi ikhlash dan itdak ada tendensi tertentu
@Cak Kris - options no 1. itu taqdir :D, 2. kalo dapet
@Nastanesha - wah nggak tahu kalo merasa bersalahnya, kalo paham Agama Insya ALLAH mereka akan menjaga izzah dengan tidak meminta-minta
@Masenchipz - tull mas ..
@geiztia - wa’alaikumsalam, btw saya mas
@getpaidonline - hehehe bosnya pengemis jakarta nggak pengen unjuk gigi sekalian .. ??
@silly - beneran tuh ..?? weleh .. kalah kita yah ..??
@persikers - tinggalkan yang meragukanmu mas ..
Finish
[Reply]
By vieny on Jun 16, 2008 | Reply
Jangan mau kaya karna minta-mintaaa!!
udah didunia dapet malu karna jadi pengemis,
eh? di akhirat juga dapetnya bara api neraka
hiiiyyyyy
vieny’s last blog post..Ketika guru ikut ujian
[Reply]
By Fitra on Jun 16, 2008 | Reply
wah saya sih mending milih ndak jadi orang kaya raya dari hasil mengemis…..
Fitra’s last blog post..This is for you, Dad!
[Reply]
By aDhiNi on Jun 17, 2008 | Reply
masyaallah . . . takjub aku!!!
hihihihii,
walau memang dalam islam lebih baik memberi daripada meminta
lebih baik cari usaha apa gt kek, toh juga usaha kita sekecil apapun akan dinilai sama ALLAH
aDhiNi’s last blog post..Ya Tuhan, i got his point!
[Reply]
By yu2n on Jun 17, 2008 | Reply
dan di Indonesia? itu adalah realita (*geleng-geleng kepala..)
yu2n’s last blog post..Italia : masih berpeluang, euy!
[Reply]
By yu2n on Jun 17, 2008 | Reply
dan di Indonesia? itu adalah realita (*geleng-geleng kepala..)
[Reply]
By utchanovsky on Jun 17, 2008 | Reply
Biasanya, para penggemis menanamkan keyakinan yang kuat dalam diri mereka bahwa apa yang mereka lakukan (mengemis ketika mereka telah makmur) adalah murni akting. Dan Anda yang memberi duit, dianggap sebagai produser “film” yang telah mengapresiasi akting ngemis mereka.
Wkwkwkwkwk (doh)
utchanovsky’s last blog post..Do-Follow Juga!
[Reply]
By Eru Reed on Jun 18, 2008 | Reply
Iya kemaren liat artikel ini di JawaPos
deuh.. pengemis uda bisa beli Mobil…
yah walo ke kantor masi jalan kaki..
setidaknya masi bangga dan bahagia sama apa yang di jalanin..
ga dibenci Tuhan karena melakukan yang haram
Eru Reed’s last blog post..MY License Agreement
[Reply]
By nh18 on Jun 19, 2008 | Reply
Ah Gelo bener …
mafia pengemis toh ini …
aaargggghhh …
CRV choy !!!
nh18’s last blog post..INDIANA JONES (…versi Trainer …)
[Reply]
By iambadung on Jun 20, 2008 | Reply
males ah… mending gwe jual diri daripada ngemis…
:D
eh, sama ya…. cuman beda cara..
iambadung’s last blog post..Kick me, I’m (almost) famous!
[Reply]
By Eko Susanto on Aug 19, 2008 | Reply
saudara kita tidak bisa begitu saja menyalahkan prilaku pengemis!Bth kita kaji bersama. bgm sejarah pengemis datang dan ter cipta! Mohon dukungannya dari teman2 semua. saya di sini sedang mengkaji tentang kehidupan pengemis perspektif interaksionisme simbolik konsepsi Dramaturgi.
saya tunggu bantuan analisa teman2 di Hum_syar@yahoo.com
[Reply]
By jabrik on Oct 10, 2008 | Reply
ike’ juga gak mau ah jadi pengemis…..
biar ike’ bisa jadi org kaya skalipun, ampiuuun dech ike’
yuuuuuuuuukkkkk………………
tadakkkkkkk ush jdi pengemis……………..
[Reply]